Alam Kreatif

Kreatif Berbagai Informasi

Digantikan HyperOS, Bagaimana Nasib MIUI 15?
Tekno

Digantikan HyperOS, Bagaimana Nasib MIUI 15?

Xiaomi dipastikan tidak ada lagi menggunakan nama MIUI untuk operasi sistemnya, mengingat pada saat ini perusahaan selama China itu telah dilakukan mengumumkan HyperOS. Hal ini memunculkan kesenangan sekaligus perasaan khawatir dari pengguna Xiaomi, khususnya bagi pemilik ponsel dengan MIUI 15.

Walau begitu, menurut Xiaomiui, perusahaan bukan benar-benar mengakhiri MIUI. Dikarenakan sejumlah pabrikan China yang mana menggunakan nama sistem operasi berakhiran OS, Xiaomi tampaknya memutuskan untuk mengubah namanya.

Beberapa produsen smartphone menggunakan nama berbeda untuk perangkat lunak bergantung pada wilayahnya. Misalnya, Vivo China yang menggunakan nama OriginOS dalam China, sementara menggunakan sebutan FuntouchOS dalam pangsa global. Namun, kedua antarmuka yang disebutkan berbasis Android.

Meskipun pada beberapa minggu terakhir banyak bocoran tentang MIUI 15, bocoran yang dimaksud seharusnya menjadi bagian dari HyperOS yang mana sedang disiapkan.

Ilustrasi sistem operasi Xiaomi, MIUI. [Shutterstock]
Ilustrasi sistem operasi Xiaomi, MIUI. [Shutterstock]

Faktanya, MIUI 15 semata-mata berganti nama pada China. Dalam server resmi MIUI, terlihat bahwa MIUI 15 build berbasis Android 14 sedang dikembangkan. Versi yang mana terlihat memang benar didasarkan pada Android 14, yang mengonfirmasi bahwa klaim sistem oeprasi baru tak akurat.

Awalnya, Xiaomi berencana menggunakan nama MIUI 15 kemudian server resmi MIUI sudah ada mengonfirmasi hal tersebut. Bagian “Big Version” menunjukkannya sebagai 15. Namun dikarenakan alasan tertentu, perusahaan memutuskan untuk mengubah namanya.

Meski sebelumnya sudah beredar rumor penamaan MiOS, tetapi hal itu bukan akurat. Sebelumnya, nama Hyper lalu Pengpai telah dilakukan didaftarkan, sehingga tak heran apabila antarmuka baru yang disebutkan akan diberi nama HyperOS.

Alasan pembaharuan tak terduga Xiaomi ini masih belum diketahui, tetapi kemungkinan ini merupakan upaya untuk meniru merek China lainnya dengan nama serupa.

Selain itu, masih ada beberapa baris kode yang terkait dengan MIUI 15. Xiaomi memang sebenarnya mempertimbangkan untuk menggunakan MIUI 15, tetapi memutuskan untuk bukan melakukanya. Namun, diharapkan tidaklah akan ada pembaharuan di tempat lingkungan ekonomi global untuk pengguna MIUI 15.

Versi resmi MIUI 15 EEA yang dimaksud dikembangkan untuk Xiaomi 12T pun masih terdaftar. Sedangkan versi internal MIUI 15 terakhir adalah MIUI-V15.0.0.1.ULQEUXM. Oleh lantaran itu, kemungkinan besar MIUI 15 sedang diuji untuk pengguna Xiaomi 12T di dalam Eropa kemudian kemungkinan tersedia untuk nama ini bagi pengguna lain di area pangsa global.

Walau HyperOS belum dirilis secara merata, namun diharapkan tak ada perbedaan yang dimaksud signifikan antara HyperOS dengan MIUI 15, meskipun fitur-fitur tertentu akan tetap memperlihatkan eksklusif bagi pengguna HyperOS.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *