PT Asuransi Simas Insurtech masih terus memantau kenaikan pendapatan premi maupun klaim asuransi perjalanan pada negeri jelang libur akhir tahun. Hingga ketika ini terpantau belum ada lonjakan.
Direktur Utama Simas Insurtech Teguh Aria Djana menjelaskan, meskipun telah dilakukan memasuki libur akhir tahun namun belum terlihat adanya lonjakan pada asuransi perjalanan di negeri.
Teguh menyatakan terkait klaim asuransi pejalanan pada negeri sudah ada ada penigkatan namun belum cukup signifikan.
“Ada peningkatan terkait klaim, tapi masih belum ada lonjakan yang mana signifikan, biasanya klaim baru di area laporkan selepas tahun baru,” ungkap Teguh pada Kontan.co.id, Kamis (14/12).
Teguh juga mengungkapkan sepanjang tahun 2023 ini premi asuransi perjalanan di negeri telah meningkat hingga 21% dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski telah terjadi mengalami peningkatan, asuransi perjalanan di negeri tetap saja lebih lanjut rendah apabila dibandingkan dengan asuransi perjalanan luar negeri.
“Lebih berbagai yang dimaksud asuransi perjalanan luar negeri, jikalau dibuat perbandingannya mungkin saja 60:40,” ujar Teguh.
Mengahadapi momen libur akhir tahun ini, Teguh mengungkapkan Sias Insurtech tidak ada memiliki strategi untuk menekan jumlah agregat klaim.
Menurutnya jumlah agregat klaim justru menjadi pembuktian komitmen lalu service level Simas Insurtech pada nasabah.
“Selama ketentuan serta ketentuaan klaim telah terpenuhi maka kami akan selesaikan klaimnya,” jelas Teguh.
Sedangkan, untuk pendapatan premi Teguh menyatakan Simas Insurtech akan lebih lanjut gencar untuk berkolaborasi dengan berbagai partner online ticketing maupun reservation.




