JAKARTA. PT BNI Multifinance mendapat tambahan modal dari induk usahanya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Penambahan modal yang disebutkan dimaksudkan untuk menguatkan permodalan perusahaan dan juga menyokong metamorfosis yang dimaksud diadakan BNI Multifinance.
Ke depan, BNI Multifinance berencana untuk menggenjot segmen pembiayaan di tempat sektor konsumer. “Tanggal 12 Desember 2023, BNI telah dilakukan menambah modal sebesar Simbol Rupiah 400 miliar untuk BNI Multifinance,” kata Sekretaris Perusahaan BNI Okki Rushartomo pada keterbukaan informasi BEI Kamis (14/12).
Setelah pelaksanaan penambahan modal, maka kepemilikan saham BNI di dalam BNI Multifinance meningkat menjadi 99,9983% dari sebelumnya 99,9974%. Dimana total nominal saham BNI pada BNI Finance sebesar Rupiah 1,098 triliun. Sisa saham lain dimiliki oleh Koperasi Karyawan BNI Multifinance sebanyak 0,0017% setara dengan nominal saham Mata Uang Rupiah 18,15 juta.
BNI berharap penambahan modal terhadap BNI Multifinance akan memberi dampak positif pada kinerja konsolidasi yang digunakan diperoleh lalu melengkapi layanan BNI Group. “Rencana penyertaan modal yang dimaksud telah terjadi memperoleh persetujuan dari OJK berdasarkan surat nomor SR-61/PB.21/2023 pada tanggal 9 Agustus 2023 dan juga sudah ada di rencana industri BNI 2023-2025,” jelas Okki.




