Jakarta – Cokelat tak cuma sekedar makanan untuk mengurangi penat. Tapi juga memiliki sejumlah faedah untuk kesehatan. Bagi penggemar cokelat tak lengkap rasanya jikalau tak mengunjungi beberapa destinasi yang mana memberikan pengalaman terbaik tentang cokelat.
Termasuk menjelajahi kekayaan warisan pertanian dan juga pengolahan cokelat. Dari butik artisanal hingga pembuat cokelat bersejarah, berikut ini beberapa destinasi yang digunakan menarik dikunjungi seperti dilansir dari laman Travel and Leisure Asia.
1. Lindt Home of Chocolate
Di Lindt Home of Chocolate Swiss, wisatawan bisa jadi menyaksikan air mancur cokelat terbesar di area dunia, pemandangan spektakuler dimana 1.500 kilogram cokelat mengalir dengan lancar dari ketinggian 9 meter.
Museum ini mengundang pengunjung untuk memulai tur cokelat interaktif, membenamkan merek pada dunia cokelat Swiss yang mana sangat digemari. Selain itu juga ada kursus menimbulkan cokelat bagi merek yang dimaksud tertarik untuk menyebabkan camilan manis. .
2. Omnom Chocolate, Islandia
Omnom Chocolate di tempat Reykjavik, Islandia, adalah satu-satunya perusahaan coklat bean-to-bar di dalam negara tersebut. Yang membedakannya, Omnom memproduksi campuran rasa unik di total kecil, dengan pilihan antara lain Black n’ Burnt Barley, Liquorice, kemudian Sea Salt Caramel.
Omnom Chocolate menggunakan biji cokelat organik yang digunakan bersumber secara lestari dari Republik Dominika, Belize, Papua Nugini, dan juga Madagaskar untuk menciptakan camilan lezat serta ramah lingkungan.
3. Festival Cokelat Internasional, Portugal
Festival Cokelat Internasional ini mengubah kota kuno Obidos di dalam Portugis menjadi negeri cokelat. Penggemar cokelat di dalam seluruh dunia akann berkumpul dalam festival yang dijalankan halaman kastil abad pertengahan.
Festival tahunan ini berlangsung pada bulan April atau Mei, dijalankan dengan berbagai kegiatan menyenangkan untuk segala usia. Dari rumah cokelat anak-anak, pembukaan memasak hingga tempat-tempat yang mana menawarkan cokelat pada berbagai rasa, mencicipi cokelat, kemudian patung cokelat yang digunakan inovatif.
4. ChocoMuseo, Meksiko
Pecinta cokelat tentu tak akan melewatkan ChocoMuseo di area Meksiko. Berbagai lokakarya bean-to-bar tersedia, mulai dari memproduksi cokelat batangan mudah hingga bereksperimen dengan truffle isi dan juga ganache.
ChocoMuseo juga menyelenggarakan lokakarya cokelat mini untuk merekan yang dimaksud memiliki anak atau memiliki waktu terbatas. Museum ini menawarkan tiket masuk gratis, memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan staf juga mendapatkan wawasan tentang proses pembuatan coklat.
5. EuroChocolate, Italia
Festival cokelat tahunan juga ada pada Eropa, yang tersebut bernama EuroChocolate. Tempatnya di dalam Perugia, Italia. Festival ini menarik jutaan wisatawan lalu penduduk lokal selama sembilan hari.
Beberapa merek cokelat juga mengambil bagian berpartisipasi seperti Perugina, Caffarel, juga Lindt. Tentu semata wisatawan dapat menikmati aneka camilan berbahan dasar coklat seperti minuman keras coklat, buah-buahan berlapis coklat, cetakan coklat, alat menciptakan coklat, dan juga sejumlah lagi.
6. Rabot Hotel oleh Hotel Chocolat, St. Lucia
Rabot Hotel adalah perkebunan kakao berkelanjutan yang digunakan tersebar dalam lahan seluas 140 hektar di dalam St. Lucia. Salah satu ciri yang digunakan paling membedakan adalah pemanfaatan setiap bagian dari panen kakao, mulai dari daging buah hingga biji kakao.
Selain menciptakan mahakarya dengan isi coklat dalam dapur, Rabot Hotel juga menghadirkan koktail berseni kemudian perawatan wajah dari biji kakao. Selain itu, wisatawan yang menginap dapat belajar mencangkok tumbuhan kakao dan juga membawanya pulang.
7. Belmont Estate, Grenada
Perkebunan kemudian pabrik Belmont Estate beroperasi sejak abad ke-17, menawarkan tur Bean to Bar Chocolate-nya. Wisatawan dapat mengetahui perjalanan biji kakao, mulai dari penyertaan lalu pemanenan hingga pemrosesan juga pengemasan. Di dalamnya terdapat museum internal untuk mempelajari sejarah perkebunan kemudian mempelajari semua tentang praktik pertanian berkelanjutan mereka.
: 6 Makanan Terbaik untuk Mengatasi Jet Lag




