Jakarta, CNBC Indonesia – Chaebol merupakan istilah yang digunakan dalam Korea Selatan untuk menggambarkan keluarga konglomerat yang tersebut menjalankan kegiatan bisnis skala raksasa. Sejarah mencatatkan data bahwa chaebol memiliki pengaruh besar dalam masyarakat juga urusan politik Korea, bahkan perekonomian global.
Laporan Korea Herald mengatakan bahwa chaebol paling berpengaruh di Korea pada waktu ini pada waktu ini adalah Samsung Group, yang digunakan dimiliki serta dipimpin oleh keluarga Lee. Samsung merupakan perusahaan teknologi raksasa yang tersebut memproduksi alat elektronik, mulai dari ponsel, televisi, tablet, kulkas, mesin cuci, hingga AC.
Selain Samsung, laporan Statista menyebut ada empat chaebol lain yang digunakan menempati sikap teratas adalah SK, Hyundai, LG, juga POSCO. Konglomerasi mereka menyumbang hampir 53 persen dari total pendapatan grup usaha besar dalam Korea Selatan, berdasarkan data per Mei 2023.
Chaebol di Korea juga erat dengan image ‘kaya sejak lahir.’ Laporan Korea Herald mengatakan bahwa merekan yang mana terlahir pada keluarga chaebol sudah menduduki jabatan eksekutif ketika menginjak usia pertengahan 30-an. Dan ketika merek berusia awal 40-an, banyak dari para chaebol ini telah menduduki kedudukan pimpinan perusahaan.
Leaders Index menganalisis karier 199 anggota keluarga chaebol yang dimaksud menjalankan 100 konglomerasi terkemuka pada Korea Selatan. Total, ada 827 anggota keluarga pemilik yang dimaksud pada waktu ini bekerja di tempat konglomerasi tersebut.
Laporan Leaders Index menemukan bahwa merek yang mana jadi pimpinan perusahaan atau lebih besar tinggi di tempat chaebol bergabung dengan perusahaan pada usia rata-rata 28,9 tahun; menjadi eksekutif pada usia 34,3; lalu presiden pada usia 42.1. Empat puluh dari merekan secara langsung menjadi eksekutif setelahnya bergabung dengan perusahaan, 19 di tempat antaranya tidak ada memiliki pengalaman kerja sebelumnya.
Artikel Selanjutnya Heboh Jambore Bumi dalam Tengah Panas Mendidih, 3 Negara Mundur




